Tahu Jurus Closing Prospek? Why Not!

Kali ini kami akan jelaskan berkaitan dengan Tahu Jurus Closing Prospek? Why Not!. Sebagai broker properti networking sangatlah penting. Oleh karenanya bergaulah dengan siapa saja tanpa pandang bulu bisa jadi sahabat kita yang kelihatannya mustahil dapat beli rumah, malah dapat beli rumah lebih dari satu. Demikian sebaliknya orang yang kelihatannya kaya pun susah untuk ditawari properti.

Tahu  Jurus  Closing Prospek? Why Not!

Tapi berteman tak cuma sekedar materi saja tetapi juga bisa memanjangkan usia. Makanya relasi atau networking demikian itu penting untuk menunjang karir sebagai broker ataupun insan.

Tahu Jurus Closing Prospek? Why Not!

Berikut ini beberapa cara untuk berhasil membikin prospek atau relasi kita menjadi pelanggan properti kita.

1. Mulailah dengan Keramahan

Senyum merupakan refleksi hati dan cara berfikir serta saudara kembar dari keramahan. Orang yang ramah akan lebih disukai daripada orang yang judes. Sebagaimana orang judes akan lebih diingat ketimbang orang yang bertingkah umum saja, demikian pula orang yang ramah. Ingatan prospek (penjual dan pembeli) akan keramahan Anda akan terus melekat serta merta akan membuka jalanan kepercayaan dan bisnis yang menyenangkan.

Sapaan hangat dan keramahan pasti berbuntut panjang dan tentu saja berakhir positif. Tetaplah tersenyum dan jangan malu menunjukkan ungkapan ketulusan demi membangun jalinan hubungan teman dan bisnis yang penuh penghargaan.

Tahu Jurus Closing Prospek? Why Not!

2. Menunjukkan Kesantunan

Mengamati lawan bicara ketika berkomunikasi yakni salah satu metode wujud kesantunan. Usahakan tidak mendapatkan telepon ketika Anda sedang berbicara dengan prospek. Hal ini sungguh-sungguh mengganggu dan bisa jadi Anda dianggap tak menghormati mereka. Ubah setting telepon genggam Anda menjadi mode silent. Ini akan membantu diskusi tetap berjalan lancer dan focus.

3. Mengikat dengan Kekerabatan Sahabat

Pembicaraan yang lebih bernuansa pertemanan akan membuka kesempatan berlanjutnya komunikasi. Posisikan Anda sebagai seorang teman atau sahabat. Perlakukan mereka seperti seorang sahabat yang dapat diajak bercanda, bercerita dan tertawa. Suatu kali, Anda akan mendapati mereka malahan akan bersikap demikian kepada Anda. Hal ini akan menghasilkan keterbukaan dan berujung pada kepercayaan. Kesampingkan urusan bisnis di permulaan perkenalan.

Tahu Jurus Closing Prospek? Why Not!

4. Percaya Diri dan Menjadi Diri Sendiri

Pertemuan pertama memutuskan semuanya. Namun tidak sebatas itu, gaya berpakaian, gaya rambut, gaya berdiskusi pun ketika berjabat tangan sekalipun akan membekas dan diukur oleh mereka. Usahakan senantiasa menjadi diri sendiri. Gali potensi terbaik dan tunjukkan pada mereka hingga akibatnya mereka percaya bahwa Anda ialah seseorang yang bisa dipercaya dan sanggup menerjemahkan apa yang mereka butuhkan.

5. Berpenampilan Terbaik

Jangan terburu-buru dalam acara pertemuan dengan prospek. Sediakan waktu yang cukup untuk menjamin penampilan Anda sempurna di mata mereka. Jangan harap mereka senantiasa akan maklum kenapa Anda bisa datang terlambat, mengapa rambut acak-acakan dan berjenis-jenis kerepotan di belakang, yang mereka tahu Anda patut sudah siap menemui mereka, sebagaimana mereka juga siap menemui Anda.

Tahu Jurus Closing Prospek? Why Not!

6. Fokus pada Prospek

Semakin sedikit focus Anda terhadap agenda pribadi karenanya semakin besar peluang suksesnya hubungan dengan prospek. Rencana pribadi identik dengan keegoisan. Anda bisa saja menyusun daftar pertanyaan yang layak melainkan harus bisa memelihara iklim percakapan yang bagus, jangan terlalu menyelidik dan juga jangan mengajukan pertanyaan bodoh, semisal tanya gaji atau kekayaan pribadi klien.

7. Konsisten dalam Berkata dan Berbuat

Image yang dibuat dalam perbuatan yang kongkrit dan konsisten akan menjadi karakter. Ini paling banyak diuji dari penggenapan komitmen-janji Anda kepada mereka. Jangan banyak mengumbar janji kalau tak yakin dapat menggenapinya. Apa yang Anda kerjakan akan dicatat mereka. Kebanggaan atau cela keluar akan menurut konsistensi perbuatan dan perkataan Anda bukan berdasarkan pada usaha Anda membangun image.

Tahu Jurus Closing Prospek? Why Not!

8. Membangun Hubungan sebagai Pelanggan

Membangun kekerabatan dengan prospek merupakan membangun jaringan dan pelanggan. Mereka, yang sebelumnya Anda pelihara layaknya temanlah yang nantinya akan berjalan dengan sendirinya menyusun jaringan. Buat prospek membutuhkan produk dan pelayanan Anda malahan menginginkannya. Karenanya lain kali bukan Anda yang mengejar mereka tapi mereka yang berlari menuju Anda.

Sekian info perihal Tahu Jurus Closing Prospek? Why Not!, semoga post kali ini mencerahkan kawan-kawan semua. Mohon post ini dishare biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan