Mengenal 8 Rahasia Menutup Transaksi dengan Klien yang Ragu – Ragu? Kenapa Enggak!

Pembahasan kita sekarang yaitu Mengenal 8 Rahasia Menutup Transaksi dengan Klien yang Ragu – Ragu? Kenapa Enggak!. Sebagai broker properti networking sangatlah penting. Oleh karenanya bergaulah dengan siapa saja tanpa pandang bulu dapat jadi sahabat kita yang kelihatannya mustahil bisa beli rumah, malah bisa beli rumah lebih dari satu. Begitu sebaliknya orang yang kelihatannya kaya bahkan sulit untuk ditawari properti.

Mengenal 8 Rahasia Menutup Transaksi dengan Klien yang Ragu – Ragu? Kenapa Enggak!

Tapi bersahabat tidak hanya sekadar materi saja tetapi juga dapat memanjangkan usia. Makanya relasi atau networking demikian itu penting untuk menyokong karir sebagai broker maupun insan.

Mengenal 8 Rahasia Menutup Transaksi dengan Klien yang Ragu – Ragu? Kenapa Enggak!

Berikut ini beberapa cara untuk berhasil membuat prospek atau relasi kita menjadi pelanggan properti kita.

1. Mulailah dengan Keramahan

Senyum yaitu refleksi hati dan metode berfikir serta saudara kembar dari keramahan. Orang yang ramah akan lebih disukai ketimbang orang yang judes. Sebagaimana orang judes akan lebih diingat ketimbang orang yang bertindak biasa saja, demikian pula orang yang ramah. Ingatan prospek (penjual dan pembeli) akan keramahan Anda akan terus merekat serta merta akan membuka jalur kepercayaan dan bisnis yang menyenangkan.

Sapaan hangat dan keramahan pasti berbuntut panjang dan tentu saja berakhir positif. Tetaplah tersenyum dan jangan malu memperlihatkan ungkapan ketulusan demi membangun jalinan hubungan teman dan bisnis yang penuh penghargaan.

Mengenal 8 Rahasia Menutup Transaksi dengan Klien yang Ragu – Ragu? Kenapa Enggak!

2. Memperlihatkan Kesantunan

Memperhatikan lawan bicara dikala berkomunikasi adalah salah satu sistem wujud kesantunan. Usahakan tak menerima telepon dikala Anda sedang berbicara dengan prospek. Hal ini sangat mengganggu dan bisa jadi Anda dianggap tidak menghormati mereka. Ubah setting telepon genggam Anda menjadi mode silent. Ini akan menolong pembicaraan konsisten berjalan lancer dan focus.

3. Mengikat dengan Kekerabatan Teman

Pembicaraan yang lebih bernuansa persahabatan akan membuka kesempatan berlanjutnya komunikasi. Posisikan Anda sebagai seorang teman atau teman. Perlakukan mereka seperti seorang sahabat yang bisa diajak bergurau, bercerita dan tertawa. Suatu kali, Anda akan mendapati mereka pun akan bersikap demikian terhadap Anda. Hal ini akan menghasilkan keterbukaan dan berujung pada kepercayaan. Kesampingkan urusan bisnis di permulaan perkenalan.

Mengenal 8 Rahasia Menutup Transaksi dengan Klien yang Ragu – Ragu? Kenapa Enggak!

4. Percaya Diri dan Menjadi Diri Sendiri

Pertemuan pertama menentukan semuanya. Tapi tak sebatas itu, gaya berpakaian, gaya rambut, gaya berbincang-bincang pun dikala berjabat tangan sekalipun akan membekas dan diukur oleh mereka. Usahakan selalu menjadi diri sendiri. Gali potensi terbaik dan tunjukkan pada mereka sampai akhirnya mereka percaya bahwa Anda yakni seseorang yang dapat dipercaya dan cakap menerjemahkan apa yang mereka butuhkan.

5. Berpenampilan Terbaik

Jangan terburu-buru dalam acara pertemuan dengan prospek. Sediakan waktu yang cukup untuk menjamin penampilan Anda sempurna di mata mereka. Jangan harap mereka selalu akan maklum kenapa Anda bisa datang telat, mengapa rambut acak-acakan dan beragam kerepotan di belakang, yang mereka tahu Anda mesti sudah siap menemui mereka, sebagaimana mereka juga siap menemui Anda.

Mengenal 8 Rahasia Menutup Transaksi dengan Klien yang Ragu – Ragu? Kenapa Enggak!

6. Fokus pada Prospek

Semakin sedikit focus Anda terhadap agenda pribadi karenanya kian besar kans suksesnya kekerabatan dengan prospek. Rencana pribadi identik dengan keegoisan. Anda dapat saja membentuk daftar pertanyaan yang pantas tapi seharusnya bisa memelihara iklim percakapan yang baik, jangan terlalu menyelidik dan juga jangan mengajukan pertanyaan bodoh, contohnya tanya gaji atau kekayaan pribadi klien.

7. Tetap dalam Berkata dan Bertingkah

Image yang diciptakan dalam tindakan yang kongkrit dan tetap akan menjadi karakter. Ini paling banyak diuji dari penggenapan janji-janji Anda terhadap mereka. Jangan banyak mengumbar janji jikalau tidak yakin bisa menggenapinya. Apa yang Anda kerjakan akan dicatat mereka. Pujian atau cela keluar akan menurut konsistensi perbuatan dan perkataan Anda bukan menurut pada usaha Anda membangun image.

Mengenal 8 Rahasia Menutup Transaksi dengan Klien yang Ragu – Ragu? Kenapa Enggak!

8. Membangun Hubungan sebagai Pelanggan

Membangun relasi dengan prospek yakni membangun jaringan dan pelanggan. Mereka, yang sebelumnya Anda pelihara layaknya temanlah yang nantinya akan berjalan dengan sendirinya menyusun jaringan. Buat prospek membutuhkan produk dan pelayanan Anda malah menginginkannya. Maka lain kali bukan Anda yang mengejar mereka namun mereka yang berlari menuju Anda.

Demikian info terkait dengan Mengenal 8 Rahasia Menutup Transaksi dengan Klien yang Ragu – Ragu? Kenapa Enggak!, kami harap post ini mencerahkan kawan-kawan semua. Mohon postingan ini dishare supaya semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan