Ini Loh Tips Menutup Transaksi dengan Client yang Kudu Dipahami!

Topik kita sekarang yaitu Ini Loh Tips Menutup Transaksi dengan Client yang Kudu Dipahami!. Sebagai broker properti networking sangatlah penting. Oleh karenanya bergaulah dengan siapa saja tanpa pandang bulu bisa jadi sahabat kita yang kelihatannya mustahil bisa beli rumah, bahkan bisa beli rumah lebih dari satu. Demikian sebaliknya orang yang kelihatannya kaya pun sulit untuk ditawari properti.

Ini Loh  Tips Menutup Transaksi dengan Client yang Kudu Dipahami!

Melainkan berteman tak hanya sekadar materi saja tapi juga dapat memanjangkan umur. Makanya hubungan atau networking seperti itu penting untuk mensupport karir sebagai broker ataupun insan.

Ini Loh Tips Menutup Transaksi dengan Client yang Kudu Dipahami!

Berikut ini beberapa sistem untuk berhasil membuat prospek atau hubungan kita menjadi pelanggan properti kita.

1. Mulailah dengan Keramahan

Senyum adalah refleksi hati dan cara berfikir serta saudara kembar dari keramahan. Orang yang ramah akan lebih disukai ketimbang orang yang judes. Sebagaimana orang judes akan lebih diingat ketimbang orang yang bertindak umum saja, demikian pula orang yang ramah. Daya prospek (penjual dan pembeli) akan keramahan Anda akan terus melekat serta merta akan membuka trek kepercayaan dan bisnis yang menyenangkan.

Sapaan hangat dan keramahan pasti berbuntut panjang dan tentu saja berakhir positif. Tetaplah tersenyum dan jangan malu menunjukkan ungkapan ketulusan demi membangun jalinan hubungan sahabat dan bisnis yang penuh penghargaan.

Ini Loh Tips Menutup Transaksi dengan Client yang Kudu Dipahami!

2. Menampilkan Kesantunan

Mengamati lawan bicara ketika berkomunikasi yakni salah satu metode bentuk kesantunan. Usahakan tak mendapatkan telepon saat Anda sedang berbicara dengan prospek. Hal ini amat mengganggu dan bisa jadi Anda dianggap tidak menghormati mereka. Ubah setting telepon genggam Anda menjadi mode silent. Ini akan menolong pembicaraan tetap berjalan lancer dan focus.

3. Mengikat dengan Hubungan Sahabat

Pembicaraan yang lebih bernuansa persahabatan akan membuka peluang berlanjutnya komunikasi. Posisikan Anda sebagai seorang teman atau sahabat. Perlakukan mereka seperti seorang sahabat yang dapat diajak berkelakar, bercerita dan ngakak. Suatu kali, Anda akan mendapati mereka malah akan bersikap demikian terhadap Anda. Hal ini akan menjadikan keterbukaan dan berujung pada kepercayaan. Kesampingkan urusan bisnis di permulaan perkenalan.

Ini Loh Tips Menutup Transaksi dengan Client yang Kudu Dipahami!

4. Percaya Diri dan Menjadi Diri Sendiri

Pertemuan pertama memutuskan semuanya. Melainkan tidak sebatas itu, gaya berpakaian, gaya rambut, gaya berbincang-bincang malahan ketika berjabat tangan sekalipun akan membekas dan dievaluasi oleh mereka. Usahakan selalu menjadi diri sendiri. Gali potensi terbaik dan tunjukkan pada mereka hingga akibatnya mereka percaya bahwa Anda yaitu seseorang yang dapat dipercaya dan kapabel menerjemahkan apa yang mereka butuhkan.

5. Berpenampilan Terbaik

Jangan terburu-buru dalam acara pertemuan dengan prospek. Sediakan waktu yang cukup untuk menjamin penampilan Anda total di mata mereka. Jangan harap mereka selalu akan maklum mengapa Anda bisa datang telat, kenapa rambut acak-acakan dan berbagai kerepotan di belakang, yang mereka tahu Anda sepatutnya telah siap menemui mereka, sebagaimana mereka juga siap menemui Anda.

Ini Loh Tips Menutup Transaksi dengan Client yang Kudu Dipahami!

6. Konsentrasi pada Prospek

Semakin sedikit focus Anda terhadap rencana pribadi karenanya semakin besar peluang suksesnya kekerabatan dengan prospek. Agenda pribadi identik dengan keegoisan. Anda dapat saja membentuk daftar pertanyaan yang sesuai melainkan sepatutnya dapat memelihara iklim percakapan yang bagus, jangan terlalu menyelidik dan juga jangan mengajukan pertanyaan bodoh, contohnya tanya gaji atau kekayaan pribadi klien.

7. Konsisten dalam Berkata dan Berbuat

Image yang dijadikan dalam tindakan yang kongkrit dan tetap akan menjadi karakter. Ini paling banyak diuji dari penggenapan janji-komitmen Anda terhadap mereka. Jangan banyak mengumbar komitmen jikalau tak yakin dapat menggenapinya. Apa yang Anda kerjakan akan dicatat mereka. Pujian atau cela keluar akan berdasarkan konsistensi tindakan dan perkataan Anda bukan berdasarkan pada usaha Anda membangun image.

Ini Loh Tips Menutup Transaksi dengan Client yang Kudu Dipahami!

8. Membangun Relasi sebagai Pelanggan

Membangun hubungan dengan prospek yaitu membangun jaringan dan pelanggan. Mereka, yang sebelumnya Anda pelihara layaknya temanlah yang nantinya akan berjalan dengan sendirinya membentuk jaringan. Buat prospek memerlukan produk dan pelayanan Anda pun menginginkannya. Karenanya lain kali bukan Anda yang mengejar mereka tapi mereka yang berlari menuju Anda.

Demikian informasi terkait dengan Ini Loh Tips Menutup Transaksi dengan Client yang Kudu Dipahami!, kami harap post kali ini berguna untuk teman-teman semua. Mohon artikel ini dishare agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan