Ingin Mengerti Cara Menutup Deal dengan Client? Ini Penjelasannya

Topik kita kali ini adalah Ingin Mengerti Cara Menutup Deal dengan Client? Ini Penjelasannya. Sebagai broker properti networking sangatlah penting. Oleh karenanya bergaulah dengan siapa saja tanpa pandang bulu bisa jadi teman kita yang kelihatannya mustahil dapat beli rumah, pun bisa beli rumah lebih dari satu. Demikian sebaliknya orang yang kelihatannya kaya malahan sulit untuk ditawari properti.

Ingin Mengerti  Cara  Menutup Deal dengan Client? Ini Penjelasannya

Tetapi bersahabat tak hanya sekedar materi saja tapi juga dapat memanjangkan umur. Makanya kekerabatan atau networking seperti itu penting untuk mendukung karir sebagai broker ataupun insan.

Ingin Mengerti Cara Menutup Deal dengan Client? Ini Penjelasannya

Berikut ini beberapa cara untuk berhasil membuat prospek atau hubungan kita menjadi pelanggan properti kita.

1. Mulailah dengan Keramahan

Senyum yakni refleksi hati dan cara berfikir serta saudara kembar dari keramahan. Orang yang ramah akan lebih disukai daripada orang yang judes. Sebagaimana orang judes akan lebih diingat daripada orang yang berperilaku umum saja, demikian pula orang yang ramah. Ingat prospek (penjual dan pembeli) akan keramahan Anda akan terus menempel serta merta akan membuka trek kepercayaan dan bisnis yang menyenangkan.

Sapaan hangat dan keramahan pasti berbuntut panjang dan tentu saja berakhir positif. Tetaplah tersenyum dan jangan malu menunjukkan ungkapan ketulusan demi membangun jalinan hubungan teman dan bisnis yang penuh penghargaan.

Ingin Mengerti Cara Menutup Deal dengan Client? Ini Penjelasannya

2. Menampakkan Kesantunan

Memperhatikan lawan bicara dikala berkomunikasi yaitu salah satu cara bentuk kesantunan. Usahakan tak mendapatkan telepon ketika Anda sedang berbincang-bincang dengan prospek. Hal ini betul-betul mengganggu dan bisa jadi Anda dianggap tidak menghormati mereka. Ubah setting telepon genggam Anda menjadi mode silent. Ini akan menolong diskusi konsisten berjalan lancer dan focus.

3. Mengikat dengan Hubungan Sahabat

Diskusi yang lebih bernuansa persahabatan akan membuka kans berlanjutnya komunikasi. Posisikan Anda sebagai seorang sahabat atau teman. Perlakukan mereka seperti seorang sahabat yang dapat diajak bergurau, bercerita dan ngakak. Suatu kali, Anda akan mendapati mereka malahan akan bersikap demikian terhadap Anda. Hal ini akan menghasilkan keterbukaan dan berujung pada kepercayaan. Kesampingkan urusan bisnis di permulaan perkenalan.

Ingin Mengerti Cara Menutup Deal dengan Client? Ini Penjelasannya

4. Percaya Diri dan Menjadi Diri Sendiri

Pertemuan pertama mempertimbangkan semuanya. Tapi tak sebatas itu, gaya berpakaian, gaya rambut, gaya mengobrol malah ketika berjabat tangan sekalipun akan membekas dan diukur oleh mereka. Usahakan selalu menjadi diri sendiri. Gali potensi terbaik dan tunjukkan pada mereka sampai akibatnya mereka percaya bahwa Anda merupakan seseorang yang bisa dipercaya dan cakap menerjemahkan apa yang mereka butuhkan.

5. Berpenampilan Terbaik

Jangan terburu-buru dalam acara pertemuan dengan prospek. Sediakan waktu yang cukup untuk menjamin penampilan Anda total di mata mereka. Jangan harap mereka selalu akan maklum mengapa Anda bisa datang telat, mengapa rambut acak-acakan dan beragam kerepotan di belakang, yang mereka tahu Anda sepatutnya sudah siap menemui mereka, sebagaimana mereka juga siap menemui Anda.

Ingin Mengerti Cara Menutup Deal dengan Client? Ini Penjelasannya

6. Konsentrasi pada Prospek

Kian sedikit focus Anda terhadap agenda pribadi maka semakin besar kans suksesnya hubungan dengan prospek. Agenda pribadi identik dengan keegoisan. Anda dapat saja membentuk daftar pertanyaan yang sesuai melainkan sepatutnya dapat memelihara iklim percakapan yang baik, jangan terlalu menyelidik dan juga jangan mengajukan pertanyaan bodoh, seumpama tanya gaji atau kekayaan pribadi klien.

7. Konsisten dalam Berkata dan Berperilaku

Image yang dijadikan dalam tindakan yang kongkrit dan tetap akan menjadi karakter. Ini paling banyak diuji dari penggenapan janji-komitmen Anda kepada mereka. Jangan banyak mengumbar janji kalau tak yakin dapat menggenapinya. Apa yang Anda kerjakan akan dicatat mereka. Pujian atau cela keluar akan berdasarkan konsistensi tindakan dan perkataan Anda bukan berdasarkan pada usaha Anda membangun image.

Ingin Mengerti Cara Menutup Deal dengan Client? Ini Penjelasannya

8. Membangun Hubungan sebagai Pelanggan

Membangun kekerabatan dengan prospek ialah membangun jaringan dan pelanggan. Mereka, yang sebelumnya Anda pelihara layaknya temanlah yang nantinya akan berjalan dengan sendirinya menyusun jaringan. Buat prospek memerlukan produk dan pelayanan Anda pun menginginkannya. Maka lain kali bukan Anda yang mengejar mereka melainkan mereka yang berlari menuju Anda.

Sekian info mengenai Ingin Mengerti Cara Menutup Deal dengan Client? Ini Penjelasannya, semoga post ini mencerahkan kalian. Mohon postingan ini dibagikan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan