Delapan Teknik Menutup Deal dengan Klien

Topik kita kali ini yaitu Delapan Teknik Menutup Deal dengan Klien. Sebagai broker properti networking sangatlah penting. Oleh maka bergaulah dengan siapa saja tanpa pandang bulu dapat jadi teman kita yang kelihatannya mustahil bisa beli rumah, bahkan dapat beli rumah lebih dari satu. Begitu sebaliknya orang yang kelihatannya kaya malah sulit untuk ditawari properti.

Delapan Teknik  Menutup Deal dengan Klien

Melainkan bersahabat tak cuma sekedar materi saja melainkan juga dapat memanjangkan umur. Makanya relasi atau networking demikian itu penting untuk mendorong karir sebagai broker ataupun insan.

Delapan Teknik Menutup Deal dengan Klien

Berikut ini beberapa sistem untuk sukses membikin prospek atau hubungan kita menjadi pelanggan properti kita.

1. Mulailah dengan Keramahan

Senyum yaitu refleksi hati dan cara berfikir serta saudara kembar dari keramahan. Orang yang ramah akan lebih disukai daripada orang yang judes. Sebagaimana orang judes akan lebih diingat ketimbang orang yang bertingkah lazim saja, demikian pula orang yang ramah. Ingatan prospek (penjual dan pembeli) akan keramahan Anda akan terus merekat serta merta akan membuka jalanan kepercayaan dan bisnis yang menyenangkan.

Sapaan hangat dan keramahan pasti berbuntut panjang dan tentu saja usai positif. Tetaplah tersenyum dan jangan malu menampilkan ungkapan ketulusan demi membangun jalinan relasi teman dan bisnis yang penuh penghargaan.

Delapan Teknik Menutup Deal dengan Klien

2. Memperlihatkan Kesantunan

Mengamati lawan bicara dikala berkomunikasi merupakan salah satu metode format kesantunan. Usahakan tak menerima telepon ketika Anda sedang berbincang-bincang dengan prospek. Hal ini amat mengganggu dan dapat jadi Anda dianggap tidak menghormati mereka. Ubah setting telepon genggam Anda menjadi mode silent. Ini akan membantu pembicaraan tetap berjalan lancer dan focus.

3. Mengikat dengan Hubungan Teman

Diskusi yang lebih bernuansa pertemanan akan membuka kesempatan berlanjutnya komunikasi. Posisikan Anda sebagai seorang sahabat atau sahabat. Perlakukan mereka seperti seorang teman yang dapat diajak bersenda gurau, bercerita dan mengakak. Suatu kali, Anda akan mendapati mereka pun akan bersikap demikian kepada Anda. Hal ini akan menjadikan keterbukaan dan berujung pada kepercayaan. Kesampingkan urusan bisnis di awal perkenalan.

Delapan Teknik Menutup Deal dengan Klien

4. Percaya Diri dan Menjadi Diri Sendiri

Pertemuan pertama mempertimbangkan semuanya. Tapi tak sebatas itu, gaya berpakaian, gaya rambut, gaya mengobrol malah ketika berjabat tangan sekalipun akan membekas dan dinilai oleh mereka. Usahakan selalu menjadi diri sendiri. Gali potensi terbaik dan tunjukkan pada mereka sampai alhasil mereka percaya bahwa Anda adalah seseorang yang bisa diandalkan dan mampu menerjemahkan apa yang mereka butuhkan.

5. Berpenampilan Terbaik

Jangan terburu-buru dalam acara pertemuan dengan prospek. Sediakan waktu yang cukup untuk menjamin penampilan Anda sempurna di mata mereka. Jangan harap mereka selalu akan maklum kenapa Anda bisa datang telat, mengapa rambut acak-acakan dan bermacam-macam kerepotan di belakang, yang mereka tahu Anda harus sudah siap menemui mereka, sebagaimana mereka juga siap menemui Anda.

Delapan Teknik Menutup Deal dengan Klien

6. Konsentrasi pada Prospek

Kian sedikit focus Anda kepada agenda pribadi karenanya kian besar kans suksesnya relasi dengan prospek. Agenda pribadi identik dengan keegoisan. Anda dapat saja menyusun daftar pertanyaan yang pantas namun wajib bisa memelihara iklim percakapan yang baik, jangan terlalu menyelidik dan juga jangan mengajukan pertanyaan bodoh, contohnya tanya gaji atau kekayaan pribadi klien.

7. Tetap dalam Berkata dan Bertingkah

Image yang diwujudkan dalam perbuatan yang kongkrit dan tetap akan menjadi karakter. Ini paling banyak diuji dari penggenapan komitmen-janji Anda kepada mereka. Jangan banyak mengumbar janji jika tidak yakin bisa menggenapinya. Apa yang Anda kerjakan akan dicatat mereka. Kebanggaan atau cela keluar akan berdasarkan konsistensi tindakan dan perkataan Anda bukan menurut pada usaha Anda membangun image.

Delapan Teknik Menutup Deal dengan Klien

8. Membangun Hubungan sebagai Pelanggan

Membangun hubungan dengan prospek adalah membangun jaringan dan pelanggan. Mereka, yang sebelumnya Anda pelihara layaknya temanlah yang nantinya akan berjalan dengan sendirinya menyusun jaringan. Buat prospek membutuhkan produk dan pelayanan Anda pun menginginkannya. Karenanya lain kali bukan Anda yang mengejar mereka tetapi mereka yang berlari menuju Anda.

Demikian informasi seputar Delapan Teknik Menutup Deal dengan Klien, semoga post ini berguna untuk kawan-kawan semua. Mohon postingan ini dishare biar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan