Beberapa Strategi Menutup Penjualan dengan Pelanggan

Pembahasan kita sekarang ialah Beberapa Strategi Menutup Penjualan dengan Pelanggan. Sebagai broker properti networking sangatlah penting. Oleh karenanya bergaulah dengan siapa saja tanpa pandang bulu bisa jadi teman kita yang kelihatannya mustahil dapat beli rumah, bahkan bisa beli rumah lebih dari satu. Semacam sebaliknya orang yang kelihatannya kaya malah susah untuk ditawari properti.

Beberapa Strategi Menutup Penjualan dengan Pelanggan

Namun berteman tidak hanya sekedar materi saja tetapi juga dapat memanjangkan usia. Makanya relasi atau networking demikian itu penting untuk mensupport karir sebagai broker ataupun insan.

Beberapa Strategi Menutup Penjualan dengan Pelanggan

Berikut ini beberapa sistem untuk berhasil membikin prospek atau relasi kita menjadi pelanggan properti kita.

1. Mulailah dengan Keramahan

Senyum ialah refleksi hati dan cara berfikir serta saudara kembar dari keramahan. Orang yang ramah akan lebih disukai ketimbang orang yang judes. Sebagaimana orang judes akan lebih diingat daripada orang yang berperilaku awam saja, demikian pula orang yang ramah. Memori prospek (penjual dan pembeli) akan keramahan Anda akan terus menempel serta merta akan membuka jalur kepercayaan dan bisnis yang menyenangkan.

Sapaan hangat dan keramahan pasti berbuntut panjang dan tentu saja usai positif. Tetaplah tersenyum dan jangan malu menampakkan ungkapan ketulusan demi membangun jalinan hubungan sahabat dan bisnis yang penuh penghargaan.

Beberapa Strategi Menutup Penjualan dengan Pelanggan

2. Menunjukkan Kesantunan

Memandang lawan bicara dikala berkomunikasi adalah salah satu sistem wujud kesantunan. Usahakan tidak menerima telepon ketika Anda sedang berdialog dengan prospek. Hal ini amat mengganggu dan dapat jadi Anda dianggap tidak menghormati mereka. Ubah setting telepon genggam Anda menjadi mode silent. Ini akan menolong diskusi tetap berjalan lancer dan focus.

3. Mengikat dengan Hubungan Teman

Diskusi yang lebih bernuansa pertemanan akan membuka kesempatan berlanjutnya komunikasi. Posisikan Anda sebagai seorang teman atau teman. Perlakukan mereka seperti seorang teman yang dapat diajak bergurau, bercerita dan tertawa. Suatu kali, Anda akan mendapati mereka malah akan bersikap demikian kepada Anda. Hal ini akan menciptakan keterbukaan dan berujung pada kepercayaan. Kesampingkan urusan bisnis di permulaan perkenalan.

Beberapa Strategi Menutup Penjualan dengan Pelanggan

4. Percaya Diri dan Menjadi Diri Sendiri

Pertemuan pertama memutuskan semuanya. Namun tak sebatas itu, gaya berpakaian, gaya rambut, gaya berbincang-bincang malahan dikala berjabat tangan sekalipun akan membekas dan diukur oleh mereka. Usahakan senantiasa menjadi diri sendiri. Gali potensi terbaik dan tunjukkan pada mereka hingga hasilnya mereka percaya bahwa Anda ialah seseorang yang dapat diandalkan dan sanggup menerjemahkan apa yang mereka butuhkan.

5. Berpenampilan Terbaik

Jangan terburu-buru dalam acara pertemuan dengan prospek. Sediakan waktu yang cukup untuk menjamin penampilan Anda total di mata mereka. Jangan harap mereka senantiasa akan maklum kenapa Anda bisa datang terlambat, kenapa rambut acak-acakan dan pelbagai kerepotan di belakang, yang mereka tahu Anda wajib telah siap menemui mereka, sebagaimana mereka juga siap menemui Anda.

Beberapa Strategi Menutup Penjualan dengan Pelanggan

6. Fokus pada Prospek

Kian sedikit focus Anda terhadap agenda pribadi karenanya kian besar kans suksesnya kekerabatan dengan prospek. Rencana pribadi identik dengan keegoisan. Anda dapat saja membentuk daftar pertanyaan yang sesuai tetapi seharusnya bisa memelihara iklim percakapan yang baik, jangan terlalu menyelidik dan juga jangan mengajukan pertanyaan bodoh, seumpama tanya gaji atau kekayaan pribadi klien.

7. Tetap dalam Berkata dan Bertindak

Image yang diwujudkan dalam tindakan yang riil dan tetap akan menjadi karakter. Ini paling banyak diuji dari penggenapan janji-komitmen Anda kepada mereka. Jangan banyak mengumbar komitmen seandainya tidak yakin dapat menggenapinya. Apa yang Anda kerjakan akan dicatat mereka. Kebanggaan atau cela keluar akan menurut konsistensi tindakan dan perkataan Anda bukan menurut pada usaha Anda membangun image.

Beberapa Strategi Menutup Penjualan dengan Pelanggan

8. Membangun Hubungan sebagai Pelanggan

Membangun kekerabatan dengan prospek yaitu membangun jaringan dan pelanggan. Mereka, yang sebelumnya Anda pelihara layaknya temanlah yang nantinya akan berjalan dengan sendirinya menyusun jaringan. Buat prospek membutuhkan produk dan pelayanan Anda pun menginginkannya. Maka lain kali bukan Anda yang mengejar mereka tetapi mereka yang berlari menuju Anda.

Sekian info perihal Beberapa Strategi Menutup Penjualan dengan Pelanggan , kami harap artikel kali ini bermanfaat untuk kalian. Mohon post ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan